Logo Logo

Awas! Ini 7 Bahaya Alkohol untuk Wajah

Skincare-mu mengandung alkohol? Hati-hati! Sebab, penggunaan alkohol terus-menerus mampu merusak kulit. Cek 7 bahaya alkohol untuk wajah di sini!

Saat ini, makeup dan skincare menjadi kebutuhan yang perlu dimiliki perempuan untuk menunjang penampilan. Ditambah lagi, meroketnya popularitas beauty vlogger di Youtube dan influencer di TikTok membuat kita jadi mudah tergoda untuk membeli produk kecantikan.  

Walau begitu, ada baiknya kamu memperhatikan jenis kandungan yang terdapat pada skincare dan makeup yang akan kamu beli, Teman Senka. Soalnya, ada beberapa kandungan yang kurang cocok di tipe kulit tertentu. Alkohol, misalnya. 

Lalu, apa sih bahaya alkohol untuk wajah? Cek di sini, yuk!

Bahaya Alkohol untuk Wajah

Meskipun memiliki beragam jenis dan manfaat bagi wajah, skincare dengan kandungan alkohol dapat memberikan dampak negatif pada wajah bila digunakan secara terus menerus, Teman Senka.

1. Merusak Skin Barrier

Sebagai lapisan kulit teratas yang melindungi kulit dari paparan sinar matahari berlebih dan radikal bebas, skin barrier penting untuk dijaga agar tidak mudah breakout dan rentan berjerawat.

Nah, apabila Teman Senka menggunakan skincare dengan kandungan alkohol dalam jangka waktu panjang, kondisi skin barrier tersebut rusak, sehingga kulit lebih sensitif dan gampang iritasi. Tentunya Teman Senka nggak mau kan hal tersebut terjadi?

2. Berpotensi Merusak Kulit Permanen

Selain merusak skin barrier, alkohol pada skincare juga berpotensi memicu apoptosis, kondisi di mana sel kulit mengalami kerusakan permanen loh bila digunakan secara berlebihan.

Supaya hal tersebut tidak terjadi, pilihlah kandungan alkohol yang aman bagi kulit, seperti fatty alcohol yang dapat melembutkan sekaligus meminimalisir berkurangnya kandungan minyak alami di wajah.

3. Membuat Kulit Lebih Kering

Saat menggunakan skincare, kamu perlu banget mengetahui jenis alkohol yang terdapat pada kulitmu, Teman Senka. Soalnya, salah satu bahaya alkohol untuk wajah adalah membuat kulit lebih kering. 

Bila kulitmu kering, terdapat beberapa jenis alkohol yang patut Teman Senka waspadai, seperti isopropyl alcohol, etyl acohol, SD alcohol, dan denat alcohol. Jenis alkohol tersebut mampu mengurangi produksi minyak di wajah, sehingga kulitmu jadi gampang merah dan gatal deh.

4. Memperparah Jerawat

Keberadaan alkohol di dalam skincare memang dapat bermanfaat dalam membunuh bakteri, mengecilkan tampilan pori-pori, dan mengurangi produksi minyak berlebih. Namun, alkohol juga dapat menghilangkan minyak alami yang berfungsi sebagai pelindung kulit dari bakteri dan polutan, penyebab iritasi. Kalo dibiarkan, lama kelamaan, kulit jadi kering dan memicu produksi minyak di wajah menjadi berlebih, sehingga timbullah jerawat. Makanya, bila skincare milikmu mengandung alkohol, kamu disarankan untuk menghidrasi kulit dengan pelembap guna menjaga produksi minyak alami di wajah.

5. Menimbulkan Iritasi pada Kulit

Biasanya, kulit yang teriritasi oleh alkohol akan menjadi sensitif dan tipis dibanding sebelumnya. Hal ini karena alkohol mampu melukai lapisan terluar, sehingga gampang luka, kering, dan timbul ruam kemerahan. Agar lebih aman, pilihlah produk yang ditujukan untuk kulit sensitif seperti Senka Perfect Gel Gentle Wash atau konsultasikan ke dokter terlebih dahulu sebelum menggunakan skincare di wajah.

6. Mudah Berkeriput

Bila Teman Senka menggunakan alkohol di kulit, lama-kelamaan elastisitas pada kulit berkurang, sehingga kulit jadi kendur dan berkeriput. Ini dikarenakan kandungan alkohol cenderung menarik air dari kulit dan menguras kelembapan kulit. Untuk itu, kalau Teman Senka ingin kulitmu minim kerut, Teman Senka perlu meminimalisir penggunaan alkohol pada skincare.

7. Memicu Rosacea

Rosacea adalah kondisi kulit yang tampak memerah dan terbakar sinar matahari di wajah, leher, telinga, hingga dada. Umumnya, kondisi ini disebabkan oleh beberapa jenis makanan. Namun, alkohol pada skincare juga menjadi salah satu pemicu munculnya rosacea. Sebab, dapat meningkatkan aliran darah di kulit, sehingga wajah jadi gampang memerah, panas, dan iritasi.

Haruskah Menghindari Alkohol pada Skincare?

Meskipun penggunaan alkohol dapat menimbulkan efek samping pada kulit, kenyataannya kandungan alkohol juga diperlukan dalam produk perawatan wajah kok. Soalnya, alkohol berperan sebagai zat pelarut yang memudahkan penyerapan bahan skincare

Apalagi alkohol dengan jenis Isopropyl dan Ethanol. Dua kandungan ini bermanfaat bagi pemilik kulit berminyak karena dapat mempercepat penetrasi bahan aktif, seperti Retinol dan Vitamin C. Akibatnya, skincare jadi terasa ringan dan cepat menyerap di kulit.

Selain itu, ada pula jenis alkohol yang mampu melembapkan kulit, seperti jenis Cetyl, Stearyl, dan Cetearyl yang konsistensinya kental. Ketiga zat ini tugasnya memang melindungi kulit dan meningkatkan lipid (lemak alami kulit) dengan cara menjaga emulsi air dan minyak supaya nggak terpisah. Sehingga, kulitmu jadi halus dan terasa lembut. 

Namun, untuk kulit sensitif (terutama pengidap eksema), Senka sarankan untuk menghindari atau mengurangi produk yang mengandung alkohol agar kamu tidak merasakan 7 bahaya alkohol untuk wajah seperti pada contoh di atas.

Setelah membaca artikel di atas, semoga jadi lebih paham bahwa penggunaan alkohol pada produk perawatan wajah nggak selamanya buruk. Kehadiran alkohol juga berguna pada skincare supaya produk yang kamu gunakan dapat menyerap dengan mudah dan tahan lama. 

Tentunya Senka, sebagai brand perawatan wajah, selalu mengutamakan kesehatan kulit Teman Senka dengan menghadirkan bahan alami yang terjamin keamanannya dan telah tersertifikasi BPOM, sehingga baik digunakan dalam jangka panjang. Jadi, Teman Senka bisa merawat wajah dengan tenang deh. Jika Teman Senka tertarik untuk mencoba produk dari Senka, kamu bisa kunjungi Senka Official Store atau stay tune di Instagram Senka Indonesia untuk tips terkini seputar perawatan wajah.

Glosarium:

  1. Beauty Vlogger: Seseorang yang kerap membuat video tentang makeup dan kecantikan.
  2. Fatty Alcohol: Jenis alkohol yang dianggap aman karena tidak membuat kulit kering.
  3. Apoptosis: Keadaan saat sel kulit mengalami kemunduran dan mati.