Logo Logo

Ini 7 Kandungan Skincare yang Tidak Boleh Dipakai Bersamaan

Memakai kandungan skincare yang tidak boleh dipakai bersamaan bisa mengakibatkan masalah kulit yang berbahaya, lho! Yuk, ketahui selengkapnya di sini!

Rasanya sudah banyak ragam skincare dan kandungannya yang bermanfaat bisa didapatkan dengan mudah. Banyak orang juga kini sudah mulai memakai skincare berlapis-lapis menerapkan konsep Japanese 10-Step Skincare Routine. Sayangnya, banyak juga yang masih belum paham kandungan skincare yang digunakan berlapis-lapis itu bisa menimbulkan beragam masalah kulit apabila memakai kandungan yang tak tepat. Nah, agar hal yang tak diinginkan terjadi, yuk simak 7 kandungan skincare yang tidak boleh dipakai bersamaan di bawah ini.

 

1. Retinol dan AHA/BHA

Kandungan skincare yang tidak boleh dipakai bersamaan pertama ialah, Retinol dan AHA/BHA. Meskipun tidak termasuk ke dalam zat eksfoliasi seperti AHA/BHA, Retinol memiliki peeling agent yang berfungsi mempercepat sel kulit untuk melakukan regenerasi. Makanya, penggunaan kedua kandungan skincare ini tidak dianjurkan dipakai secara bersamaan karena dapat menimbulkan eksfoliasi yang berlebihan pada kulit wajah. Adapun beberapa dampak yang bisa kulitmu rasakan ketika menggunakan Retinol dan AHA/BHA secara bersamaan:

 

  • Kulit menjadi lebih sensitif
  • Rusaknya skin-barrier pada kulit yang dapat menimbulkan masalah seperti bruntusan dan jerawat
  • Munculnya ruam kemerahan pada kulit
  • Kulit kering dan mengelupas
  • Iritasi pada kulit

 

2. BHA dan Benzoyl Peroxide

Selanjutnya, Teman Senka pasti sudah tau kalau Benzoyl Peroxide merupakan bahan yang paling bisa diandalkan sebagai obat totol ketika jerawat muncul di wajah. Namun, perlu diketahui juga kalau bahan ini tidak bisa dipakai bersamaan dengan skincare yang mengandung BHA, ya! Alih-alih menghilangkan jerawat dengan cepat, menggabungkan BHA dan Benzoyl Peroxide justru dapat memicu jerawat aktif dan iritasi bila dipakai secara bersamaan. Ugh, nggak mau sampai hal itu terjadi kan?

 

3. Vitamin C dan AHA

Terkadang, kita akan melakukan cara apapun yang bisa membuat kulit wajah terlihat lebih cerah merona, salah satunya menggunakan skincare dengan kandungan Vitamin C dan AHA. Namun, sayangnya menggunakan kedua kandungan ini secara bersamaan is a big no, Teman Senka! Karena Vitamin C sendiri memiliki kandungan asam aktif, sama seperti dengan kandungan AHA. Mencampurkan kedua bahan ini hanya akan mengganggu keseimbangan pH kulit dan dapat memicu iritasi pada kulit, lho. Solusinya, kamu bisa memberi jarak pemakaian kedua kandungan ini, misalnya skincare dengan kandungan Vitamin C di pagi hari, serta AHA untuk malam hari.

 

4. AHA/BHA dan Niacinamide

Kandungan skincare yang tidak boleh dipakai bersamaan selanjutnya ini rasanya sudah sering banget dibicarakan ya, Teman Senka. Mencampurkan AHA/BHA dan Niacinamide secara bersamaan menjadi larangan keras yang wajib kamu hindari. Memang benar, Niacinamide atau Vitamin B3 ini memang sangat baik memperbaiki tekstur dan kondisi kulit. Namun, kandungan ini bekerja pada pH kulit netral. Sementara, AHA/BHA yang membuat pH kulit menjadi rendah. Sehingga, menggabungkan keduanya tidaklah bijak karena dapat mengurangi kinerja kedua kandungan dan bahkan dapat membuat kulit menjadi iritasi.

 

5. Water-based dan Oil-based

Kalian pasti tau betul kalau air dan minyak merupakan dua hal yang saling bertentangan. Faktanya, hal itu juga berlaku dalam dunia skincare, lho. Ketika menggabungkan kedua bahan skincare ini, kulitmu tidak akan bisa menerima manfaat dari skincare yang water-based karena terhalangi penyerapannya oleh skincare oil-based. Jadi, baiknya perhatikan lagi produk skincare-mu, ya. Supaya kamu bisa mendapatkan fungsi dari masing-masing skincare dengan optimal.

 

6. Retin-A dan Scrub

Selanjutnya, adalah Retin-A dan scrub. Meskipun memiliki nama yang familiar, Retin-A ini berbeda dengan Retinol, Teman Senka! Retin-A adalah kandungan turunan dari Vitamin A yang bekerja untuk meningkatkan pergantian pada sel kulit. Retin-A juga bekerja sebagai pengelupas kulit alami untuk menggantikan kulit baru, sehingga kulit menjadi halus dan lembut. Scrub seperti yang kita tau memiliki fungsi yang sama dengan Retin-A nih, yaitu sebagai pengelupas kulit. Scrub merupakan butiran halus yang dikenal sebagai physical exfoliator untuk mengangkat sel kulit mati dan kotoran yang menumpuk pada permukaan kulit. Makanya, kamu wajib menghindari menggunakan Retin-A dan scrub secara bersamaan demi menghindari eksfoliasi berlebihan yang dapat menimbulkan kulit iritasi dan merah-merah.

 

7. Salicylic Acid dan Retinol

Last but not least, kandungan skincare yang tidak boleh dipakai bersamaan yang terakhir adalah Salicylic Acid dan Retinol. Biasanya, kamu akan menemukan kandungan Salicylic Acid pada banyak skincare yang diperuntukkan kulit berjerawat. Salicylic acid sendiri memiliki banyak fungsi, seperti mengangkat komedo, menghilangkan jerawat, dan mengurangi produksi minyak berlebih. Meskipun memiliki banyak manfaat, Salicylic Acid memiliki tingkat iritasi yang cukup tinggi bagi kulit, sama halnya dengan Retinol. Selain itu, mencampur Salicylic Acid dan Retinol juga dapat menyebabkan kulit menjadi sangat sensitif terhadap sengatan sinar matahari, sehingga kulit berisiko mengalami dampak buruk dari sinar UV lebih tinggi meskipun sudah menggunakan sunscreen.

 

Yup, itu dia 7 kandungan skincare yang tidak boleh dipakai bersamaan yang perlu kamu catat dan ingat supaya terhindar dari beragam masalah kulit. Namun, apapun skincare yang kamu gunakan, pastikan kamu mengaplikasikannya setelah melakukan double cleansing menggunakan rangkaian produk Senka yang aman dan lembut di kulit, ya! Apabila kamu masih bingung produk Senka mana yang tepat bagi kulitmu, kamu bisa langsung konsultasikan melalui Ask Senka untuk mendapatkan jawabannya! Happy cleansing and have a good day ahead, Teman Senka!